Hana Magdalena, D.G., A.Md., O.T.

Okupasi Terapis (Head Therapist)

Menjadi Okupasi Terapis yang berfokus pada dunia anak, membuat Hana memiliki beragam pengalaman dalam menangani anak dengan hambatan pada motorik halus dan integrasi sensori.


Visinya agar anak-anak kebutuhan khusus Indonesia ditangani oleh tenaga Okupasi Terapis yang profesional, diwujudkan dengan mendidik dan mendelegasikan ilmu yang dimilikinya bagi para mahasiswa calon okupasi terapis.

Selain aktif sebagai seorang Okupasi Terapis, Hana juga menjadi asisten pengajar di salah satu Universitas Negeri di Depok. Selain itu, Hana juga mulai mengembangkan diri sebagai instruktur dan narasumber dalam berbagai kegiatan pendidikan dan keagamaan.

Dian Rose, S.Psi., A.Md., T.W.

Terapis Wicara

Memiliki visi di dunia anak dan pendidikan, mengantarkan Dian yang merupakan lulusan Psikologi dari Universitas Tarumanagara kembali menempuh pendidikan Diploma Terapi Wicara di Akademi Terapi Wicara Jakarta. Selain pengalaman klinis menjadi terapis wicara di Rumah Sakit kenamaan di Jakarta, Dian juga memiliki pengalaman mengajar sebagai guru dan konselor di beberapa sekolah dan agensi pendidikan. Pengalaman kerjanya memberikan pemahaman dan sudut pandang untuk mengerti kondisi dan kebutuhan anak tidak hanya dari sisi klinis namun juga pendidikan dan sosialisasi anak. Hingga saat ini Dian masih aktif memberikan layanan terapi dan menjadi pembicara pada kegiatan sosial atau keagamaan.

  

Chika Aulia Kusuma, S.Tr.Kes.

Terapis Wicara

Menjadi terapis wicara pada dunia pediatrik menjadi tantangan tersendiri bagi Chika. Generasi ini, tidak sedikit anak yang mampu berbicara namun sebenarnya tidak memahami dan mengerti apa yang sedang dibicarakan, hal ini terlebih didukung oleh perkembangan teknologi yang semakin cepat sehingga anak menjadi kurang terstimulus dalam bahasa. Adanya fenomena mendalam yang sering terjadi di sekitar membawa keresahan tersendiri bagi Chika. Visinya agar setiap anak yang memiliki hambatan dalam wicara baik organ maupun kemampuan bahasa dapat ditangani oleh terapis wicara profesional.

Yessyca Felycia, S.Tr.Ftr

Fisioterapis

Melihat era perkembangan yang semakin sulit dan cepat membawa Yessyca untuk terjun di dunia anak. Berbekal kemampuannya dalam dunia fisik sebagai seorang Fisioterapis dan pengalamannya menjadi instruktur di dunia pilates membuat Yessyca memiliki pengalaman yang beragam dalam menangani kasus motorik kasar dan sensorik pada Anak.


Visinya agar generasi muda dapat mempersiapkan dirinya menghadapi perkembangan dunia sedini mungkin. Baik mereka yang memiliki hambatan atau mengalami gangguan tumbuh kembang pada area motorik kasar dan sensorik.

Dila Tri Kartini, A.Md.Ft.

Fisioterapis

Berbekal pengalamannya saat ia menjadi mahasiswa praktik di sebuah rumah sakit ternama di Jakarta. Dila yang melihat perkembangan seorang dengan  hingga bisa berjalan dan beraktivitas dengan baik membawanya ingin membantu anak-anak yang berkebutuhan lainnya untuk mencapai batas maksimal yang bisa dicapai setiap anak. Menjadi fisioterapis pediatrik menjadikan Dila menguasai berbagai teknik dan metode yang tepat untuk setiap anak yang mengalami hambatan pada perkembangan sensorik dan motorik kasar.

Dwi Widayanti, S.Tr.Kes

Okupasi Terapis

Adanya salah satu permasalahan pada negara Indonesia yaitu tidak merata dan kurangnya pengetahuan akan tumbuh kembang anak membawa Dwi untuk terjun sebagai okupasi terapis di dunia anak. Berdasarkan fenomena yang sering ia temukan dilingkungannya sehari-hari maupun saat praktek selama berkuliah, Ia sadar bahwa pengetahuan akan tumbuh kembang anak secara menyeluruh sangatlah penting sebagai pondasi kuat anak menghadapi perkembangan era yang semakin pesat. Visinya agar setiap anak baik yang mengalami hambatan maupun mengalami gangguan tumbuh kembang pada area motorik halus dan sensorik dapat ditangani oleh okupasi terapis profesional dan memberikan pengarahan terbaik untuk setiap kasus pada setiap orangtua anak.

Lena, M.Psi., Psikolog

Psikolog

Lena adalah lulusan magister profesi psikologi klinis anak, yang tertarik dengan bidang pendidikan, hubungan orang tua  anak, serta dinamika pada anak berkebutuhan khusus. Lena telah berpengalaman dalam memberikan asesmen psikologis dan menjalankan program treatment kepada anak.

Sukmawati, A.Md., T.W., S.Pd

Terapis Wicara

Bekerja di salah satu rumah sakit terkemuka di Jakarta pada unit stroke tidak menyurutkan kecintaan Sukma pada dunia anak-anak. Pengalaman menangani beragam kasus yang beragam di rumah sakit justru semakin membuatnya terus menggali pengalaman dalam menangani kasus tumbuh kembang di klinik.

Selain sebagai terapis wicara, Sukma juga aktif sebagai instruktur lapangan bagi para mahasiswa yang melakukan di rumah sakit tempatnya bekerja.

Ria Nur Andriani, S.Tr.Ft.

Fisioterapis

Selama berkuliah di Poltekkes Kemenkes Jakarta III, Ria sudah aktif berpartisipasi pada beragam aktivitas mengenai tumbuh kembang anak, termasuk dengan menjadi pembicara aktif di seminar dan kegiatan mahasiswa. Saat ini Ria masih bekerja sebagai fisioterapis di salah satu rumah sakit terkemuka di Jakarta. Pengalaman yang dimilikinya membuat Ria menguasai berbagai teknik dan metode penanganan fisik bagi anak dengan hambatan maupun gangguan tumbuh kembang pada area motorik kasar.

Alifah Septia Andani, S.Tr.Kes.

Terapis Wicara

Aktif bekerja di salah satu rumah sakit di Jakarta membuat Alifa menguasai berbagai teknik dan metode yang tepat untuk anak yang mengalami hambatan pada wicara. Kecintaannya pada dunia anak telah membawanya pada berbagai kasus wicara yang terjadi karena pola tumbuh kembang yang tidak tepat. Visinya agar setiap anak dapat menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi bukan hanya menamai namun mencapai penggunaan pragmatik yang tepat.

©2018-2020 Viji Clinic